Mendapatkan Penjual Bibit Ikan Berkualitas

Budidaya ikan memiliki prospek yang baik jika dilihat dari kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan harian. Ada berbagai usaha budidaya ikan nila, bawal, patin, gabus, belut, graskap, guramih, dan sebagainya, baik dalam kondisi pembesaran maupun pembibitan. Kali ini, akan dibahas mengenai cara memilih penjual bibit ikan yang baik yang bisa Anda ketahui. Simak penjelasan berikut ini.

Memilih bibit ikan dari penjual berpengalaman

Selanjutnya, belilah bibit ikan dari penjual yang berpengalaman. Dimana Anda membelinya? Apakah Anda sudah membeli di tempat yang menyediakan bibit ikan berpengalaman? Apakah tempat tersebut sudah menjual bibit ikan sejak lama dan berpengalaman dalam menangani pembibitan ikan?

Jika bibit yang Anda beli berasal dari ikan air tawar, diharapkan bibit tersebut berasal dari proses budidaya ikan yang baik. Ini karena bibit ikan hasil dari proses budidaya secara umum memiliki kualitas yang baik. Bibit ikan hasil budidaya telah melewati serangkaian proses pembibitan yang intensif, dan indukan yang berkualitas.

Penjual bibit ikan yang baik memiliki benih dengan karakteristik seperti berikut.

1. Pilih benih ikan yang lincah dan gesit

Anda bisa memperhatikan gerak benih ikan yang hendak Anda beli. Jika gerakannya lemah dan lambat, ikan tersebut bisa diperkirakan tidak dalam kondisi yang baik. Bisa coba perhatikan ketika Anda hendak menangkap mereka. Jika mudah menangkapnya, itu tandanya benih tersebut kurang sehat dan bukan termasuk benih unggul.

Jika Anda membeli benih ikan dengan kondisi yang seperti itu, maka jika dipindahkan, benih ikan tersebut akan sulit beradaptasi di tempat baru dan juga mudah mati.

Belilah bibit ikan yang gesit dan lincah, karena itu tandanya mereka sehat.

2. Pilih ukuran bibit yang seragam

Segala jenis bibit ikan yang hendak Anda beli harus memiliki ukuran dan kondisi yang seragam. Anda bisa memperhatikan ukuran besar kecilnya ikan. Hal ini dikarenakan ikan yang besar dapat menjadi kanibal bagi ikan-ikan kecil yang lain, sebagai contoh pada ikan lele.

Mereka akan memangsa ikan-ikan lele kecil yang mengakibatkan bibit ikan lele Anda akan habis sebelum pembesaran dan Anda tidak jadi panen ikan lele.

3. Perhatikan kondisi fisik ikan

Kondisi fisik bibit ikan akan berpengaruh terhadap perkembangannya di kemudian hari. Kondisi bibit ikan yang baik akan membut ikan tersebut juga bertahan hidup dengan baik.

Hindari memilih bibit ikan yang cacat atau memiliki fisik yang tidak sempurna. Kebanyakan pembeli ikan kemudian akan menolak jika ikan yang Anda besarkan memiliki bentuk yang tidak sempurna.

4. Perhatikan penanganan dalam pengangkutan

Dalam pengangkutan bibit ikan, bisa terjadi kondisi yang menyebabkan bibit ikan mati. Anda bisa menanyakan perlakuan apa yang dilakukan oleh penyedia bibit ikan untuk menghindari hal tersebut jika Anda hendak melakukan pemesanan bibit dari luar daerah dengan jangkauan pengiriman bandara luar jawa balikpapan, tarakan, manado, kupang, lombok, makassar, papua, kendari, batam, palembang, pekanbaru dan sebagainya.

Penyedia profesional tentu tahu cara menangani hal tersebut supaya bibit ikan datang dalam kondisi yang baik. Penyedia bibit biasanya menyediakan garansi penggantian jika ada bibit yang mati ketika dalam pengiriman/pengangkutan, sehingga pembeli akan yakin

Jika Anda masih khawatir, Anda bisa memesan penyedia bibit ikan yang dekat dengan domisili Anda berada untuk mengurangi terjadinya risiko kematian bibit ikan dalam pengangkutan.

Demikian informasi untuk mendapatkan penjual bibit ikan yang bisa Anda ketahui. Anda bisa menghubungi penjual bibit ikan pada situs web Alfa Farm dan mendapatkan bibit ikan yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Order Via WhatsApp