Nila

Alfa Farm siap menyuplai kebutuhan benih ikan nila ke seluruh daerah di Indonesia. Dengan bibit nila unggul berkualitas, pasti akan mendukung hasil panen yang berkualitas pula. Berbagai jenis nila merah dan hitam, serta ukuran benih yang beragam.

Biasanya para petani mencari benih ikan yang pertumbuhannya cepat, kaulitas bagus, dan jelas memiliki permintaan tinggi di daerahnya masing masing. Seperti jenis Nila Merah Super, Nila Larasati, Nila Bangkok, Nila Hitam Monosex, Nila Gesit, Nila Kekar, dan masih banyak lagi yang biasa dicari para petani dan pengusaha pemula.

 

Jenis Jenis Nila

  • Nila Merah Super
  • Nila Larasati
  • Nila Bangkok
  • Nila Citralada
  • Nila Srikandi
  • Nila Gesit
  • Nila Gift
  • Nila Kekar
  • Nirwana
  • Nila Air Payau/Salin

Spesifikasi Harga & Ukuran Benih Nila

UKURAN

JUMLAH/BOX

HARGA

Larva

40.000

 

 

 

 

DISINI

1 1

20.000

1 2

15.000

2 2

10.000

2 3

8.000

3 5

5.000

4 6

4.000

 


1. Persiapan Kolam dan Media Ikan Nila Persiapan Sebelum Budidaya Nila

Budidaya ikan nila dapat dilakukan melalui berbagai macam media. Seperti kolam semen, kolam tanah, terpal atau yang lainnya. Cara budidaya ikan nila di kolam terpal sangat direkomendasikan. Karena, memberikan kemudahan dalam melakukan persiapan kolam nila. Cara ini juga termasuk dalam budidaya ikan nila modern saat ini.

Selain itu, juga nantinya akan lebih mudah untuk proses pembersihannya. Namun, jika menggunakan kolam terpal harus memastikan lokasi sekitar aman dan terdapat sinar matahari yang cukup. Jauhkan dari adanya rumput liar dan sampah. Lalu, buat media dengan menggali tanah secukupnya serta taburkan sekam di dasar kolam secara merta. Terakhir, masukan terpal pada tanah sampai benar.

 

2. Pemilihan Bibit Nila

Memilih bibit ikan nila menjadi hal yang sangat penting dalam cara budidaya ikan nila. Tentunya, tidak sembarangan dalam memilih bibit. Karena, hal ini akan berpengaruh pada kualitas dari ikan yang nantinya. Untuk menemukan bibit yang berkualitas terdapat beberapa ciri-cirinya.

Ikan yang dipilih harus sehat seperti bergerak secara aktif. Kemudian, tidak memiliki cacat pada fisiknya. Ukuran dari ikan kurang lebih 12 cm. Serta, warna dari kulit ikan baik tidak ada kerusakan. Pemilihan bisa dilakukan secara selektif untuk menemukan bibit berkualitas.

 

3. Penebaran Benih

Setelah memilih bibit yang berkualitas, anda harus melakukan penebaran dengan benar. Karena, jika salah dalam prosedurnya bisa membuat bibit ikan menjadi stress. Dampaknya, dapat membuat ikan mati secara perlahan.

Untuk penyebarannya, siapkan ember yang berisikan air bersih dan bibit. Kemudian, penuhi air dari kolam serta tunggu kurang lebih 10 menit. Jika sudah, masukan secara perlahan embe tersebut ke kolam. Biarkan ikan nila berenang menuju kolam dengan sendirinya.

 

Cara memelihara ikan nila supaya cepat besar yaitu pada perawatannya. Terutama, dalam pemberian pakan kepada ikan. Untuk pakannya, disarankan menggunakan siput sawah, sayuran dengan potong kecil atau pelet. Intinya, makanan yang mengandung protein dan vitamin.

 

Lalu, bagaimana dengan masa panen dari cara budidaya ikan nila? Untuk masa panennya yaitu sekitar 6 bulan. Jika sudah 6 bulan maka berat ikan kurang lebih 510 gram. Jika belum dari 6 bulan jangan buru-buru untuk dipanen. Karena harga jualnya bisa jauh lebih rendah! Untuk pemasaran ikan nila bisa dengan mudah karena permintaan selalu meningkat.

 

Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk memulai budidaya ikan nila? Cara budidaya ikan nila di atas sangat bisa untuk anda coba. Tentunya, jika dilakukan dengan benar akan sangat menghasilkan. Selalu pastikan perawatan yang tepat dan masa panen sesuai waktunya!

 

 

6 thoughts on “Nila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *