Cara Budidaya Udang Galah Air Tawar

Udang merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan restoran atau warung makan. Banyaknya permintaan udang menjadi salah satu peluang bisnis dengan keuntungan yang baik berupa budidaya udang galah. Setiap orang memiliki kesempatan untuk membudidayakan udang dengan cara yang mudah.

Mempersiapkan Kolam

Hal yang menjadi perhatian saat membuat kolam untuk budidaya adalah pemilihan tempat yang tepat. Lokasi harus jauh dari kawasan industri, bebas banjir dan pencemaran udara serta tanah, serta tanah mengandung pasir dan tanah liat. Lokasi tersebut juga harus memiliki debit air yang mencukupi kebutuhan agar hasil budidaya berkualitas nantinya.

Budidaya udang galah di kolam terpal menjadi cara yang mudah dan tergolong cepat pembuatannya. Dasar kolam harus rata dengan sedikit bentuk diagonal di bagian pembuangan air agar proses panen udang lebih mudah. Kolam harus dilengkapi dengan filter pada jaluk keluar dan masuk air agar tidak muncul hama atau predator.

Isi kolam dengan air hingga ketinggian kurang lebih 30 cm kemudian diamkan beberapa saat. Tebarkan pupuk kandang atau kompos agar air kolam berubah warna. Cara ini juga sebagai langkah untuk menyediakan pakan alami bagi udang yang akan dimasukkan.

Penebaran Bibit

Budidaya udang galah bisa menggunakan bibit hasil pemijahan sendiri atau membelinya kepada pihak lain. Penebaran bibit harus dilakukan dengan cara yang tepat karena bibit udang galah mudah sekali menjadi stres. Lakukan penyesuaian bibit udang dengan air kolam untuk mencegah stres yang dapat menyebabkan kematian bibit. 

Caranya dengan memasukkan bibit sekaligus plastik yang masih ada oksigennya ke dalam kolam dan biarkan selama 20 menit. Secara perlahan buka kantong plastik dan biarkan bibit masuk ke dalam kolam dengan sendirinya. Idealnya jumlah bibit yang dimasukkan adalah sebanyak 5 hingga 7 ekor di setiap meter persegi kolam.

Pemberian Pakan

Pakan untuk budidaya udang galah air tawar bisa menggunakan pakan alami dari pupuk kompos atau pakan buatan berbentuk pelet. Selain itu dapat memberikan pakan tambahan seperti siput, ikan kecil, kelapa, dan singkong. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 hingga 4 kali pada malam hari karena udang memiliki sifat nokturnal. 

Perawatan Udang

Untuk menjaga udang tetap sehat pembudidaya harus membersihkan dasar dan dinding dalam serta luar kolam. Ganti air kolam setiap satu bulan sekali untuk membersihkan sisa makanan dan kotoran yang mengendap. Kuras 80 hingga 85 persen air kolam dan isi kembali airnya.

Untuk memastikan tidak ada udang yang terkena hama lakukan pengecekan secara berkala. Periksa apakah ada udang yang menunjukkan gejala penyakit dan segera pindahkan agar tidak ada udang lain terkena penyakit yang sama. Obati dan rawat udang yang sakit dengan obat khusus.

Pemanenan Udang

Inilah saat yang ditunggu dari serangkaian cara budidaya udang gala, proses panen. Udang galah biasanya siap panen setelah masa budidaya selama 4 hingga 6 bulan. Proses panen dapat dilakukan saat pagi atau malam hari ketika tidak ada panas matahari. 

Waktu panen tersebut juga menjadi cara agar pengiriman udang kepada penjual masih dalam kondisi segar. Pengiriman udang dengan jarak jauh bisa menggunakan bantuan freezer atau box dengan isi es batu. Semakin besar ukuran besar dan semakin segar kondisi udang saat sampai ke pedagang maka harganya juga dapat lebih tinggi. 

Dengan cara budidaya tersebut setiap orang memiliki kesempatan besar bahkan jika memulainya dengan skala rumahan. Dengan ketekunan dan bersungguh-sungguh maka budidaya udang galah akan dapat semakin berkembang nantinya.

Alfafarm siap menyediakan bibit ikan berkualitas dengan jaminan pengiriman ke berbagai kota di Jawa dan luar Jawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Order Via WhatsApp