Panduan Cara Budidaya Udang Galah Untuk Pemula

Bagaimana cara budidaya udang galah? Udang galah termasuk hewan yang hidup di air tawar. Untuk segi rasa tidak kalah enak dibanding udang yang berasal dari laut. Wajar jika udang galah termasuk menu makanan yang digemari, malah sering menjadi alternatif bagi mereka yang alergi dengan seafood.

Udang galah bisa diolah menjadi berbagai macam menu yang menggugah selera. Dari segi kandungan, kandungan nutrisi udang galah begitu kaya. Udang galah kaya akan sumber protein, zat besi, kalsium, magnesium, lemak, karbohidrat, dan lain sebagainya. 

Sementara dari segi usaha, ternak udang galah bisa jadi jenis usaha menjanjikan. Banyaknya sektor yang membutuhkan pasokan udang galah bisa Anda manfaatkan sebagai kesempatan membuka usaha pemasok udang galah. Tidak menutup kemungkinan Anda bisa memiliki jangkauan pengiriman bandara luar Jawa Balikpapan hingga Papua. Apakah Anda tertarik membudidayakan udang galah?

Panduan Budidaya Udang Galah

Budidaya udang galah relatif mudah, termasuk bagi pemula sekalipun. Berikut beberapa panduannya:

  • Menentukan Lokasi Pembudidayaan

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah menentukan lokasi pembudidayaan. Udang galah tidak bisa dibudidayakan di sembarang tempat, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan.

Lokasi pembudidayaan sebaiknya bersih dari polutan, seperti jauh dari area industri. Tempat budidaya udang galah yang bagus bisa berupa area yang memiliki persediaan air sepanjang tahun. Di mana debit air yang baik yakni sekitar 0,5 – 1 liter per detik dengan luas kolam atau media 300 hingga 1000 meter persegi.

Media budidaya yang bagus memiliki kandungan tanah dan pasir. Pengkondisian ini dibutuhkan agar hasil budidaya udang menghasilkan udang galah berkualitas.

  • Membuat Kolam

Setelah menentukan lokasi budidaya, Anda bisa memulai membuat kolam di lokasi terpilih. Jika Anda memilih media kolam tanah, sebaiknya Anda menggunakan alat cangkul untuk membuat lubang. Di mana kedalaman kolam yang ideal untuk ternak udang galah sekitar 70 hingga 100 meter untuk ukuran lebar 300 sampai 1000 meter persegi.

Sekitar kolam sebaiknya dibuat parit seperlu mencegah risiko banjir. Keberadaan parit ini tidak hanya bermanfaat mencegah banjir, tapi juga bisa membuat kolam udang galah menjadi lebih bersih lantaran bisa menghindari genangan air.

  • Kondisikan Kolam

Setelah kolam jadi, siapkan kolam agar menjadi tempat yang nyaman untuk udang tumbuh besar. Diamkan kolam yang sudah diisi air. Masukkan pupuk kompos dan kapur pertanian ke dalam air. Hal ini memang akan mengubah warna kolam menjadi keruh, tetapi tujuannya tidak lain untuk menyediakan pakan alami bagi udang galah yang dibudidayakan nantinya.

  • Pembibitan Udang Galah

Sebar benih udang galah di media kolam yang sudah disiapkan. Pilih bibit berkualitas unggul untuk mendapatkan hasil panen yang juga berkualitas. Sekarang ini tidak sulit menemukan bibit udang galah berkualitas, karena banyak tempat pembibitan udang galah atau penjual bibit ikan terpercaya.

  • Pengelolaan Air Kolam

Pengelolaan air kolam dibutuhkan seperlu memastikan udang tumbuh sehat dan terhindar dari hama. Lakukan pergantian air setidaknya sekali setiap bulan yang bertujuan meningkatkan kualitas air kolam. 

Sesekali perlu pula melakukan pemeriksaan fisik udang yang diternak. Hal ini guna memastikan udang terhindar dari hama atau penyakit lainnya. Karena meski sudah menjaga kualitas air kolam tidak jarang penyakit bisa datang menyerang.

Demikian beberapa panduan sederhana yang bisa Anda ikuti untuk memulai budidaya udang galah. Adapun waktu panen biasanya bisa dilakukan setelah udang berumur 4 hingga 6 bulan. 

Kini ada Alfa Farm yang menjual bibit ikan berkualitas baik melayani pengiriman berbagai daerah misal Palembang, Kediri, Balikpapan. Pengiriman dilakukan via darat/udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Order Via WhatsApp