Cara Mengobati Ikan Nila yang Terkena Jamur

Sebelum kita masuk ke cara menanggulangi ikan nila, ada baiknya kita mengetahui tentang apa dan bagaimana jamur pada ikan nila tersebut.

 

Jamur pada ikan nila biasanya terdapat pada kulit, atas kepala, sirip dan ekor ikan. Jamur tersebut menempel dan menyebabkan ikan sulit untuk bergerak. Umumnya jamur yang menyerang pada ikan nila biasanya Saprolegnia. Jika terlambat dalam mengobati maka akan menyebabkan kematian pada ikan.

 

Jamur yang menyerang ikan nila biasa disebabkan oleh buruknya kualitas air pada kolam. Atau bagi para pelaku budidaya ikan nila dengan sistem bioflok, gagalnya fermentasi bahan bioflok yang belum sempurna.

 

Terlalu cepat memasukkan bibit ikan kedalam kolam bioflok, padahal pembetukan bioflok pada kolam belum sempuna dapat mengakibatkan jamur pada kolam dan ikan mengalami kematian.

 

Cara Mengetahui Ikan Terkena Jamur

Penyakit Jamur pada Nila

Tentunya kita perlu mengetahui tanda tanda ikan nila tekena jamur. Berikut hal hal yang perlu diperhatikan:

 

  • Ikan bergerak melambat, lebih banyak diam
  • Terdapat bercak putih halus di bagian kepala, kulit, sirip, bahkan ekor ikan

 

Penyebab Ikan Nila Tekena Serangan Jamur

 

Ketidakseimbangan kondisi kolam sangat amat mempengaruhi kondisi ikan. Berikut beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab ikan terkena jamur :

 

  • Perubahan kondisi air kolam yang drastis. Hal ini bisa ditandai dengan pH kolam yang tidak stabil
  • Pemberian pakan yang tidak teratur dan tidak bergizi juga dapat membuat ikan menjadi tidak sehat
  • Adanya luka pada badan ikan
  • Kolam Kotor . Kondisi kolam yang kotor sangat memudahkan jamur untuk tumbuh dan menempel pada tubuh ikan

 

Bagaimana Cara Mengobati Jamur pada Ikan Nila ?

 

  • Seleksi ikan dan pisahkan yang berjamur di tempat tersendiri

Gunanya untuk memisahkan dan mencegah bertambahnya bibit ikan yang terserang jamur.

  • Memberikan cairan NaCl atau garam dapur selama 24jam

Proses pemberian garam dapur ini untuk menetralkan air pada kolam, sehingga perlu mendiamkan kolam tersebut selama kurang lebih 24jam. Jika sudah di diamkan, maka buang air kolam dan diganti dengan air baru.

  1. Menguras air kolam dan mengganti dengan air baru
  2. Cek kondisi pH air dan usahakan tetap stabil

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *