Cara Lengkap Budidaya Ikan Mas Hingga Panen

Secara komersial ikan ini sangat diminati karena harga jualnya yang cukup tinggi dan relatif stabil dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya. Selain itu, permintaan konsumen masih sangat tinggi, sehingga tidak terlalu mengkhawatirkan persaingan bisnis.

Cara penangkaran ikan mas atau gurame melalui beberapa tahapan. Secara umum, penangkaran ikan gurame dimulai dari tahap pembibitan, pembibitan dan pembibitan.

Pembibitan adalah kegiatan memperbanyak dan membudidayakan tanaman atau hewan dari biji untuk menghasilkan bibit tanaman atau ternak yang bermutu tinggi.

Namun pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang cara beternak ikan gurame agar cepat tumbuh, mulai dari pemilihan indukan hingga cara memanen ikan yang baik.

Berikut tahapan budidaya ikan mas yang perlu anda ketahui :

  1. Seleksi Indukan:

Tahap awal budidaya ikan mas adalah memilih indukan yang siap bertelur. Umur induk ikan mas yang siap bertelur adalah 3-7 tahun.

Untuk membedakan antara orang tua, Anda dapat membedakan menurut ciri-ciri berikut:

Ciri-ciri ikan mas betina :

  • Tidak ada tonjolan/sudut di dahi.
  • Warna tubuhnya cerah.
  • Bagian pangkal sirip dada berwarna hitam atau hitam.
  • Perut bulat.
  • Tubuh yang relatif panjang.

Ciri-ciri ikan mas jantan :

  • Terdapat tonjolan/sudut di dahi.
  • Warna tubuh lebih gelap dan sedikit pucat.
  • Bergerak lebih lincah.
  • Perut dekat anus.

Ciri-ciri indukan dewasa siap bertelur:

  • Perut tumbuh kembali.
  • Anus berwarna merah dan putih.
  • Perut terasa lebih lembut.

 

  1. Persiapan Kolam Pemijahan

  • Tiriskan dan bersihkan dasar kolam (jenis kolam konvensional dan terpal)
  • Injeksi air kolam renang
  • Sosog dan menyediakan bahan bersarang.
  1. Proses Pemijahan Ikan Mas

  • Masukkan induk ikan mas terpilih ke dalam kolam pemijahan.
  • Jumlah ikan gurami jantan dan betina adalah 1:3.
  • Secara alami, sang ayah akan menggunakan bahan-bahan yang telah disiapkan untuk membuat sarang. Bersarang berlangsung selama 15 hari.
  • Setelah sarang siap, induk akan mengajak induknya untuk bertelur di sarang yang sudah dibuat.
  • Setelah bertelur, induk betina menutupi sarangnya dengan serat atau jerami.
  • Induk bertanggung jawab untuk melindungi burung-burung muda dan mengipasi sirip ke arah sarang. Tujuannya untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air dan membantu menetaskan telur ikan mas.
  • Induk jantan membangun sarang dengan betina lain untuk bertelur.
  1. Penanganan Telur Mas

Langkah selanjutnya dalam budidaya ikan mas adalah merawat telurnya. Cara memahami telur ikan yang siap menetas adalah melalui bau amis yang khas dan apakah ada minyak di atas indung telur.

Langkah-langkah pengolahan telur ikan mas:

  • Keluarkan sarang dengan telur dan simpan dalam ember berisi air.
  • Gunakan net spoon atau biasa disebut sendok untuk membersihkan sisa telur.
  • Cuci telur sampai bersih.
  • Saat mencuci, tambahkan suplemen cair organik ahli Tambak & Kandang untuk mencegah hama dan penyakit.
  • Masukkan telur yang sudah dicuci ke dalam ember inkubator yang dilengkapi dengan seri dan pengocok telur.

 

  1. Pemeliharaan Dan Penetasan

Telur akan menetas 2-3 hari setelah pemijahan. Usahakan menetaskan telur di air bersih, suhu air stabil antara 27-28o C.

Simpan benih ikan mas di tempat penetasan sampai tumbuh 10 hari. Setelah benih tumbuh selama 11 hari, benih dipindahkan ke persemaian pertama.

 

  1. Persiapan Bak Pendederan

Buatlah kolam pembibitan berukuran 2,5 m x 4,5 m. Isi bak pembibitan dengan kutu air, yang merupakan makanan alami ikan mas. Bak mandi dapat menampung hingga 2000 benih.

 

  1. Pendederan Ikan Mas

Saat beternak ikan mas, tahap pembibitan harus dilakukan setelah kolam pembibitan siap. Jika kolam pembibitan sudah siap, letakkan ikan di kolam pembibitan khusus.

Setelah ikan dibesarkan di kolam pembibitan selama 14 hari, mereka diberi makan dengan daphnia ikan mas alami dan kemudian dipindahkan ke kolam utama.

 

  1. Persiapan Kolam Ikan Mas

Ikan harus dipindahkan dari pembibitan ke kolam mulai pukul 07.00-09. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada ikan.

Namun, Anda harus menyiapkan kolam renang sebelum pindah.

Berikut tahapan persiapan kolam ikan:

  • Bersihkan dan keringkan kolam renang.
  • Siapkan dasar kolam. Untuk kolam tanah, cangkul tanah untuk mempercepat proses dekomposisi.
  • Perbaiki inlet dan outlet air kolam dengan memasang filter/filter pada inlet air. Hal ini sangat berguna untuk memperbaiki siklus air dan mengurangi hama dan penyakit.
  • Gunakan kapur dolomit untuk mengapur kolam. Tujuannya agar pH air tetap stabil saat sudah penuh.
  • Gunakan pupuk kandang untuk menyuburkan dasar kolam. Pemberian pupuk alami sangat penting.
  • Tambahkan stimulan bio-organik berdasarkan bakteri pendukung.

 

  1. Pemindahan Benih Ikan Mas

Pindahkan benih ikan mas dari persemaian ke kolam utama pada pukul 07.00 – 09.00 pagi. Alat yang dibutuhkan adalah jaring sendok dan wadah berisi air.

Langkah-langkah untuk mentransfer goreng ikan mas:

  • Keluarkan air dari pembibitan sedikit demi sedikit.
  • Gunakan jaring gayung untuk memancing secara perlahan dan hati-hati.
  • Simpan benih dalam wadah, lalu masukkan ikan ke kolam utama.
  1. Pembesaran Ikan Mas

Fase ekspansi budidaya ikan mas terjadi di kolam utama. Ukuran kolam renang bervariasi dengan jenis kolam renang.

Di kolam tanah, area terbaik adalah 200 m2 dan kedalamannya sekitar 1 m. Ukuran kolam ini optimal dan dapat digunakan sebelum masa panen.

Perhitungan ikan mas berdasarkan faktor konversi.

Menurut hasil perhitungan, jika ikan mempertahankan berat 200-250 g/ekor, padat penebarannya adalah 1-2 kg/m2. Setelah memasuki masa persiapan panen, bobotnya 500-700 g/ekor, dan kondisi kolam tidak akan terlalu padat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *