Beberapa Cara Budidaya Jenis-Jenis Ikan

Ikan sebagai sumber protein menjadi salah satu jenis hewan yang banyak dikonsumsi pasar, selain tinggi akan kandungan zat gizi, ikan sendiri terdiri dari banyak jenis dan cukup mudah ditemukan. Selain itu, ada faktor lain yang membuat budidaya ikan sangat memiliki peluang dan potensi yang tinggi, seperti iklim Indonesia yang tropis dan banyaknya sumber air membuat mudahnya para pengusaha untuk memulai usaha budidaya ikan ini, dan yang paling penting karena permintaan pasar yang tinggi makan potensi ekonomi sangatlah besar dari sumber budidaya ikan ini.

Berikut adalah beberapa cara budidaya jenis-jenis ikan yang mungkin bisa anda jadikan inspirasi untuk membuka usaha budidaya ikan anda, diantaranya:

1. Cara budidaya ikan lele

Permintaan pasar untuk jenis ikan lele ini merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup tinggi, bagaimana tidak, anda akan sangat mudah menemukan olah lele di restoran kaki lima maupun restoran yang cukup elit. Dari pagi hingga malam masakan dengan bahan baku lele sangat mudah ditemukan. Cara budidaya ikan lele sendiri yang dapat anda aplikasikan salah satunya dengan menggunakan kolam terpal. Yang harus anda pastikan dengan cara budidaya ikan lele ini diantaranya :

  • Bentuk kolam tanah yang tidak terlalu dalam, atau tergantung kebutuhan ukuran kolam dan bibit yang anda inginkan, lapisi kolam tanah tersebut dengan terpal dan pastikan ukuran terpal selebar dan menutupi dinding-dinding kolam.
  • Isi dengan air tawar setinggi 20 hingga 30 cm, biarkan dan tunggu dalam hitungan hari ke 10 air ditambah lagi mencapai 90 cm.
  • Kemudian pilih bibit Lele yang baik dengan ciri warna terang dan bergerak aktif atas ransangan. Anda bisa melakukan pemijahan hingga peranakan.
  • Lakukan seleksi terhadap ukuran lele sebelum dimasukkan ke dalam kolam, agar menghindari pemakanan ikan lele besar terhadap yang kecil. Setelah itu anda bisa memasukkan ikan yang telah dipilah ke dalam kolam.
  • Kemudian langkah terakhir, lakukan pemantauan pakan berkala dan juga ketinggian air, dimana 20 cm (bulan pertama), 40 cm (bulan kedua), dan 80 cm (pada bulan ketiga).

2. Cara budidaya ikan nila

Ikan Nila juga menjadi salah satu jenis ikan air tawar yang menjadi salah satu sumber protein yang paling diminati pasar Indonesia. Suhu yang baik untuk budidaya ikan nila ini disarankan pada suhu lingkungan 27 hingga 30 derajat Celcius atau di ketinggian sekitar 500 Mdpl. Adapun cara yang dapat anda lakukan untuk memulai budidaya ikan Nila ini yaitu:

  • Mempersiapkan kolam, keringkan terlebih dahulu kolam, kemudian taburi kolam kering denga suplemen organik pada hari keempat, lalu isi dengan air sekitar 30 cm, dan tebrkan lagi suplemen organik di hari ketujuh.
  • Ganti air kolam secara teratur agar menghindari tumbuhnya tanaman mengganggu, atau anda bisa membuat irigasi air khusus untuk kolam budidaya ikan Nila anda.
  • Lakukan penyeleksian induk yang baik, atau anda dapat membeli indukan ikan Nila di produsen khusus bibit ikan budidaya.
  • Lakukan proses pemijahan agar terjadi proses perkawinan dan pembuahan.
  • Setelah keluar larva, sediakan kolam khusus. Setelah usia 1 minggu pindahkan larva ke kolam pendederan yang akan berlangsung selama 45 hari. Setelah itu anda bisa memindahkannya ke kolam besar siap panen.

Pada saat permulaan budidaya anda lebih dianjurkan untuk melakukan pembelian bibit ikan kepada produsen terpercaya bisa mencari melalui artikel SEO, seperti pencarian untuk alfafarm.co.id yang menyediakan penjual bibit ikan, seperti budidaya udang galah, budidaya ikan nila, bawal, patin, gabus, belut, graskap, guramih. Pada produsen ini juga menyediakan jangkauan pengiriman bandara luar jawa, balikpapan, tarakan, manado, kupang, lombok, makassar, papua, kendari, batam, palembang, pekanbaru dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Order Via WhatsApp